Sabtu, 26 Oktober 2013

Teknik Dasar Bermain Tenis Meja

 LOMBA BLOGGER EDUCATION with IT

Teknik Dasar Bermain Tenis Meja


http://qomarchells.files.wordpress.com/2011/10/wii-table-tennis.jpg
Tenis meja merupakan
cabang olahraga yang dimainkan didalam gedung oleh dua atau empat orang pemain. Cara memainkannya dengan menggunakan raket yang dilapisi karet (bet) untuk memukul bola melewati jaring yang tergantung pada meja, yang dikaitkan pada dua tiang jaring. permainan tenis meja lebih dikenal dengan istilah “pingpong” merupakan sutu cabang olahraga yang unik dan bersifat rekreatif. Tenis meja mempunyai 3 bentuk cara memainkannya yaitu ;
  1. single (terdiri dari putra dan putri atau disebut juga dengan permainan tunggal)
  2. Double (terdiri dari putra dan putri atau permainan ganda)
  3. Double Campuran (yaitu antara putra dan putri yang terdiri atas seorang pemain putra dan putri).
Teknik Dasar Bermain Tenis Meja pada pokoknya dapat dibagi menjadi 4 teknik yaitu :
  1. Teknik Memegang Bet
    Teknik Dasar Bermain Tenis Meja dengan memegang bet merupakan faktor yang sangat penting dalam permainan tenis meja, secara garis besar pegangan dapat dibedakan menjadi 2 macam yaitu :
    • Pegangan seperti berjabat tangan(shakehand). pegangan seperti ini sangat populer terutama di negara-negara eropa atau dunia barat, dengan pegangan ini, seorang pemain dapat menggunakan kedua sisi bet.
    • Pegangan seperti meemegang tungkai pena. Pegangan ini dikenal juga dengan pegangan asia, walaupun akhirnya kebanyakan pemain asia banyak menggunakan pegangan shakehand.
  2. Teknik Siap Sedia (Stance)
    Teknik Dasar Bermain Tenis Meja dengan Stance yang berarti posisi kaki, badan dan tangan pada saat siap menunggu bola atau pada saat memukul bola. Bentuk Stance ada dua macam yaitu :
    • Square Stance adalah posisi badan mengahadap penuh ke meja.
    • Side Stance merupakan posisi badan menyamoing, baik ke samping kiri maupun ke samping kanan.
  3. Teknik Gerakan Kaki (Footwork)
    Footwork dalam tenis meja dibedakan untuk nomor tunggal dan nomor ganda, footwork yang digunakan dalam permainan tunggal otomatis digunakan dalam permainan ganda. Penggunaan gerakan kaki disesuaikan dengan jarak yang harus diantisipasi antara bola yang datang dengan posisi pemain. Jika jaraknya sangat dekat, mungkin tidak usah melangkahkan kaki.
  4. Teknik Pukulan (Stroke)
    Teknik Dasar Bermain Tenis Meja dengan pukulan terdapat beberapa cara yaitu :
    • Push. Adalah teknik memukul bola dengan gerakan mendorong dan sikap bet terbuka. Push biasanya digunakan untuk mengembalikan pukulan push dan pukuln chop lawan.
    • Drive. Adalah teknik pukulan yang dilakukan dengan gerakan bet dari bawah sorong ke atas dan sikap bet tertutup. Drive juga dapat digunakan sebagai pukulan serangan atau dapat juga kita kontrol sesuai dengan keinginan.
    • Block. Adalah teknik memukul bola dengan  gerakan menghentikan atau membendung bola dengan sikap bet tertutup. Block biasanya digunakan untuk mengembalikan bola drive atau bola dengan putaran atas.
    • Chop. Adalah Teknnik memukul bola dengan gerakan seperti menebang pohon dengan kapak atau disebut juga gerakan membacok.
    • Service. Adalah teknik memukul bola untuk menyajikan bola pertama ke dalam permainan dengan cara memantulkan terlebih dahulu bola tersebut ke meja penyaji, kemudian dipukul, dan bola harus melewati atas set dan akhirnya memantul ke meja lawan.


Read more »

SEJARAH TENIS MEJA DUNIA DAN INDONESIA

LOMBA BLOGGER EDUCATION with IT

Sejarah Tenis Meja Dunia dan Indonesia

Ping pong itulah nama permainan tenis meja yang lebih di kenal dalam masyarakat. Istilah kata ping pong merupakan nama resmi dari tenis meja untuk Republik Rakyat Cina, namun di Indonesia juga tidak asing lagi dengan istilah ping pong. Permainan ping pong sama dengan permainan badminton yaitu menggunakan raket, namun raket bola ping pong terbuat dari papan dan dilapisi dengan karet atau sering disebut bat (baca bet). Sejarah tenis meja masuk ke asia melalui Republik Rakyat Cina, Jepang dan Korea. Negara-negara tersebut merupakan pelopor perkembangan tenis meja di Asia. Sedangkan sejarah tenis meja di Indonesia baru dikenal pada tahun 1930. Pada masa itu hanya dilakukan di balai-balai pertemuan orang-orang Belanda sebagi suatu permainan rekreasi. Pada tahun 1939 sebelum perang dunia ke II para tokoh petinis meja indonesia mendirikan PPPSI (Persatuan Ping Pong Seluruh Indonesia). Dan sejak itu, Perkembangan tenis meja di Indonesia hingga sekarang bisa dikatakan cukup pesat.
Permainan tenis meja masuk Asia Selain India setelah tahun 1910. Namun usaha-usaha terorganisir untuk memperkokoh kepentingan tenis meja baru berakar pada waktu diselenggarakannya kejuaraaj dunia di Bombay pada bulan Februari 1952. Negara-negara Asia sebagai peserta di dalam kejuaraan dunia tersebut memutuskan untuk membentuk federasi tenis meja asia yang dalam bahasa inggris lebih dikenal dangan The Table Tennis Federation of Asia. Federasi ini telah menyelenggarakan dangan sukses 10 kejuaraan Asia, yaitu 
Ke 1 di Singapura tahun 1952.
Ke 2 di Tokyo tahun 1953.
Ke 3 di Singapura tahun 1954.
Ke 4 di Manila tahun 1957.
Ke 5 di Bombay tahun 1960.
Ke 6 di Manila tahun 1963.
Ke 7 di Seoul tahun 1964.
Ke 8 di Singapura tahun 1967.
Ke 9 di Jakarta tahun 1969.
Ke 10 di Nagoya tahun 1970.

Beberapa negara Asia kemudian merasa kurang puas dengan TTFA, karena ternyata belum menghimpun seluruh kekuatan di Asia, sebagaimana termaksud di dalam anggaran dasar TTFA.

Pada bulan Maret 1972, perwakilan dari asosiasi tenis meja Cina, DPR Korea, dan Jepang bertemu khusus untuk mengambil inisiatif mengadakan pertemuan pendahuluan di Beijing, Cina. Pada bulan Mei tahun itu juga pertemuan pendahuluan dilakukan dan dihadiri oleh delegasi dari 16 negara yaitu masing-masing : Camboja, Cina, DPR Korea, Iran, Irak, Jepang, Kuwait, Lebanon, Malasyia, Nepal, Pakistan, Palestina, Singapura, Srilangka, Siria, dan Vietnam. Sejalan dengan keinginan keras dari para delegasi, maka pertemuan pendahuluan di ubah statusnya menjadi pertemuan pembukaan untuk membentuk Asian Table Tennis Union (ATTU) pada tanggal 7 Mei 1972. Pertemuan menerima komunike dan anggaran dasar serta memilih pengurus ATTU.

Kejuaraan Asian masa ke pengurusan ATTU ke I dan kongres ATTU ke I di selenggarakan di Beijing pada bulan September 1972. Enam kongres ATTU dan kejuaraan Asia telah diselenggarakan dengan sukses di
  • Beijing
  • Yokohama.
  • Pyong-Yang
  • Kuala Lumpur.
  • Calcuta.
  • Jakarta, sejak tahun 1972 hingga tahun 1982.
Tujuan dibentuknya ATTU adalah :
1.      Untuk mempererat tali persahabatan antar pemain tenis meja dan rakyat dari negara-negara dan wilayah di Asia dan untuk memperdalam hubungan persahabatan antar masyarakat tenis meja dan pemain Asia dengan mereka dari benua-benua lain.

2.      Untuk mempertinggi popularitas, pengembangan dan prestasi tenis meja di Asia. Dasar pokoknya adalah : persamaan hak serta saling hormat menghormati antar sesame anggota uni, besar maupun kecil, serta konsultasi demokratik.

Sampai tahun 1982 ATTU telah mendapatkan 32 anggota penuh dari Asia dengan dua associate member dari Oceania. Sekretariat ATTU di tempatkan di Beijing tempat domisilinya sekretasis jendral bulletin ATTU dalam bahasa Inggris yangn sudah diterbitkan sejak tahun 1979.

ATTU mendapat pengakuan resmi sebagai satu-satunya wadah kontinental yang mengatur petenis mejaan di Asia, dari ITTF pada tahun 1975 bertepatan dengan penyelenggaraan general meeting ITTF ke 33 di Calcuta.

Sejarah Tenis Meja Indonesia:

Permainan tenis meja di Indonesia baru dikenal pada tahun 1930. Pada masa itu hanya dilakukan di balai-balai pertemuan orang-orang Belanda sebagi suatu permainan rekreasi. Hanya golongan tertentu saja dari golongan pribumi yang boleh ikut latihan, antara lain keluarga pamong yang menjadi anggota dari balai pertemuan tersebut.

Sebelum perang dunia ke II pecah, tepatnya tahun 1939, tokoh-tokoh pertenismejaan mendirikan PPPSI (Persatuan Ping Pong Seluruh Indonesia). Pada tahun 1958 dalam kongresnya di Surakarta PPPSI mengalami perubahan nama menjadi PTMSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia). Tahun 1960 PTMSI elah menjadi anggota federasi tenis meja Asia, yaitu TTFA (Table Tennis Federation of Asia).

Perkembangan tenis meja di Indonesia sejak berdirinya PPPSI hingga sekarang bisa dikatakan cukup pesat. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya perkumpulan-perkumpulan tenis meja yang berdiri, serta banyaknya pertandingan tenis meja yang dilakukan, misalnya dalam arena : PORDA, PON, POMDA, POSENI di tingkat SD, SLTP, SLTA serta pertandingan-pertandingan yang diselenggarakan oleh perkumpulan-perkumpulan tenis meja, instansi pemerintah atau swasta atau karang taruna dll.

Indonesia selalu di undang dalam kejuaraan-kejuaraan dunia resmi setelah Indonesia terdaftar sebagai anggota ITTF pada tahun 1961. Selain kegiatan-kegiatan pertandingan tersebut, hal lain yang patut dicatat dalam perkembangan pertenismejaan nasional adalah berdirinya Silatama (Sirkuit Laga Tenis Meja Utama) yang dimulai pada awal tahun 1983, yang diiselenggarakan setiap 3 bulan sekali serta Silataruna yang kegiatannya dimulai sejak 1986 setiap 6 bulan sekali.


Read more »

Pengertian Tenis Meja

Pengertian Tenis Meja

Ping-pong (juga disebut "tenis meja") adalah sejenis olahraga dan permainan indoor yang populer. Pemain akan memukul bola yang mondar mandir di atas sebuah meja yang memiliki jaring di tengahnya menggunakan pemukul atau bet. Pemain hanya bisa memukul bola tersebut setelah bola dipantulkan sekali di bagiannya, dan harus mengembalikannya agar pantulan ke bagian lawan. Permainan ini bisa dimainkan secara tunggal atau ganda. Permainan ini cepat dan membutuhkan reaksi cepat. Permainan yang mahir bisa memberikan "putaran" pada bola, yang membuatnya memantul pada arah yang sulit diperkirakan, sekaligus sulit dibalas.

Ping pong sangat populer di Asia Timur dan merupakan salah satu olahraga yang paling banyak jumlah pemainnya. Ping pong kini menjadi salah satu olahraga utama yang terbaru.

Tenis meja dikendalikan oleh organisasi internasional di seluruh dunia Federasi Tenis Meja / International Table Tennis Federation (ITTF), didirikan pada tahun 1926. ITTF saat ini mencakup 215 asosiasi anggota.

Tenis meja dalam turnamen internasional pertama diadakan pada bulan Januari 1926 di Berlin sementara Tenis Meja Dunia pertama kejuaraan diselenggarakan pada bulan Desember 1926 di London.

Aturan tenis meja resmi yang ditentukan dalam buku pegangan ITTF. Sejak tahun 1988, tenis meja telah menjadi olahraga Olimpiade, dengan beberapa kategori event. Secara khusus, dari 1988 sampai 2004, ini adalah:
1. Tunggal putra,
2. tunggal putri,
3. ganda putra dan ganda putri.
4. Sejak 2008, ganda telah digantikan oleh tim event.
Read more »